Monthly Archive for June, 2008

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”

-Sapardi djoko darmono-

…………………………………………………………………………………

pernah denger puisi atau lagu dengan lirik ini? keren kan?

Ini adl puisi bikinan Sapardi djoko darmono yang udah terkenal bgt. sajaknya/kata-katanya sederhana, singkat, tapi maknanya cukup dalam. Selain di jadiin lirik lagu, puisi ini juga sering banget di bahas di berbagai media dan sering juga di jadikan sebuah kutipan dialog di pementasan teater.

Dalam sajak ini tersirat,bahwa cinta tidak harus muluk2, penuh dengan kata2 manis, janji2 yang berlebihan…

Cinta yang tulus akan menyatu seperti awan dengan hujan. simple tapi tak terpisahkan…

Cinta juga lebih menitikberatkan pada pembuktian n bukan janji2 palsu atau kata2 gombal :)

So, singkatnya, ketulusan itu nomer satu!!

Buat yang sedang jatuh cinta, jangan sampe cinta itu bikin kamu ngeluarin semua cara (janji2 palsu alias bohong,puisi2 gombal yang gak ada maknanya,atau hal2 lbh ekstrim yg lbh merugikan) demi mendapatkan semuanya!! Inget… semua ada porsi dan waktunya sendiri.. hehe.. :D

Puisi koyo…

Oh matahariku…

Kau bagaikan kayu putih di malam dinginku…

Bagai laserin di saat mualku…

Bagai koyo di saat pusingku…

Bagai caladine di saat gatalku…

Bagai selimut di saat menggigilku….

Oh… betapa kau sangat berarti….

………………………………………………………………………………………

gmn? romantis gak? hahaha… :))

*terinspirasi dari pengalamanku bbrp minggu belakangan ini. betapa hal2 td (kayu putih,koyo,laserin,caladine n selimut) jadi bener2 berarti buat aku. gak tau deh kl gak ada mereka.hehe.. :D